Arsip untuk Februari, 2008

08
Feb
08

UAS Akuntansi Perbankan

UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL 2007/2008

Mata Kuliah     : Akuntansi Perbankan

Dosen              : Meta Arief, Dra., M.Si.

Waktu              : 75 menit

 

  1. tanggal 24 spril 2007 tuan anton yang bukan nasabah Bank Artos kantor pusat Bandung menyerahkan selembar bilyet giro yang diterbitkan tuan budi nasabah Bank Artos cabang Malang sebesar Rp. 5.200.000,00 untuk ditagihkan kepada Bank artos cabang Malang. Untuk itu tuan anton dikenakan bea komisi inkaso Rp. 5.000,00.

Diminta :

    1. bagaimana jurnal saat bank artos kantor pusat bandung membukukan permintaan tersebut ?
    2. jika tanggal 26 april 2007 ditermia telex dar ibank artos cabng malang bahwa inkaso Tn. Anton berhasil, maka bagaimana bank artos kantor pusat bandung membukukannya ?
    3. apabila tanggal 2 mei 2007 Tn. Anton mencairkan hasil inkasonya, bagaimana pembukuannya ?
  1. nona Bimbi tanggal 16 agustus 2007 di Bank BNI membuka deposito rupiah sebesar rp. 15. 000.000. berjangka waktu 1 bulan dengan tingkat suku bunga 18% dibayarkan secara tunai dengan pajak 15 %.

Diminta :

    1. bagaimana ayat jurnal tanggal 16 agustus 2007
    2. hitung bunga deposito Nn. Bimbi
    3. ayat jurnal tanggal 31 agustus 2007
    4. ayat jurnal tanggal 16 september 2007 saat Nn. Bimbi menutup deposito ?
  1. nyonya cucu nasabah giro bank central 1 januari 2007 menyewa safe dosit box dengan bea Rp. 60.000,00/tahun, dan jaminan kunci Rp. 100.000,00. pembayaran dilakukan dengan cara mendebet rekening giro Ny. Cucu. Tanggal 1 januari 2008, Ny. Cucu memperpanjang sewanya yang ternyata biayanya sudah naik menjadi Rp. 75.000,00/tahun dengan jaminan kunci rp. 120.000,00.

Diminta, jurnal saat :

    1. awal penyewaan safe deposit box
    2. bea sewa sdb per bulan
    3. perpanjangan penyewaan sdb
    4. penutupan sewa sdb
  1. manajemen bank depok menyetujui pemberian pinjaman kredit kepada Bapak Dedi sebesar Rp. 2.500.000.000,00. untuk itu Bpk. Dedi menarik dananya secara tunai sebesar Rp. 240.000.000,00.

Diminta :

    1. pencatatan di rekening administratif komitmen saat persetujuan diberikan ?
    2. jurnal saat terjadi penarikan dana
    3. perhitungan rekening administratif setelah terjadi penarikan dana ?

 

JAWAB

  1. bilyet giro

a.       jurnal tanggal 24 april 2007 – bank artos kantor pusat bandung

Cr        Warkat Inkaso disetor & ditagihkan      Rp. 5.200.000,00

b.      jurnal tanggal 26 april 2007 – bank artos kantor pusat bandung

Dr        Warkat Inkaso disetor & ditagihkan      Rp. 5.200.000,00

Dr        RAK Cabang Malang                           Rp. 5.200.000,00

Cr        Warkat Inkaso telah ditagih & akan dibayar                  Rp. 5.200.000

c.       jurnal tanggal 2 mei 2007

Dr        Warkat Inkaso telah ditagih & akan dibayar      Rp. 5.200.000

Cr        Kas                                                                              Rp. 5.195.000

Cr        Pendapatan Komisi Inkaso                                           Rp.        5.000

 

  1. deposito
    1. jurnal tanggal 16 agustus 2007

Dr.       Kas                  Rp. Rp. 15.000.000

            Cr.       Deposito Berjangka – Nn. Bimbi          Rp. 15.000.000

    1. bunga deposito

18 % x Rp. 15.000.000 x 1/12 = Rp. 225.000

    1. jurnal tanggal 31 agustus 2007

Dr.       Biaya Bunga                 Rp. 225.000

            Cr.       Bunga Deposito Berjangka harus dibayar          Rp. 225.000

    1. jurnal tanggal 16 september 2007

Dr. Deposito Berjangka – Nn. Bimbi                Rp. 15.000.000

Dr. Biaya bunga                                                Rp.      225.000

            Cr. Kas                                                            Rp. 15.195.000

            Cr. Hutang PPh                                                Rp.        33.750

 

  1. safe deposit box

a.       1 januari 2007

            Dr. Giro Ny. Cucu              Rp. 160.000

                  Cr. Setoran Jaminan Kunci SDB                       Rp. 100.000

                  Cr. Pendapatan sewa SDB diterima dimuka      Rp.   60.000

b.      sewa SDB / bulan

60.000 / 12 = 5.000

Dr. Pendapatan sewa SDB diterima dimuka            Rp. 5.000

      Cr. Pendapatan sewa SDB                                           rp. 5.000

c.       perpanjangan sewa SDB

31 desember 2007

Dr. pendapatan sewa SDB diterima dimuka            Rp. 5.000

      Cr. Pendapatan sewa SDB                                           Rp. 5.000

Dr. Setoran jaminan SDB                                       Rp. 100.000

      Cr. Giro Ny. Cucu                                                        Rp. 100.000

1 januari 2008

Dr. Giro Ny. Cucu                          Rp. 195.000

      Cr. Setoran jaminan Kunci SDB                       Rp. 120.000

      Cr. Pendapatan sewa SDB diterima dimuka      Rp.   75.000

 

d.      penutupan sewa SDB

Dr. Setoran jaminan SDB               Rp. 120.000

      Cr. Giro Ny. Cucu                                Rp. 120.000

  1. kredit

a.       Cr. RAR fasilitas kredit yang diberikan & belum digunakan  Rp. 2.500.000.000

b.      Dr. RAR fasilitas kredit yang diberikan & belum digunakan  Rp. 240.000.000

c.       Cr. RAR fasilitas kredit yang diberikan & belum digunakan  Rp. 2.260.000.000

08
Feb
08

UAS Teori Akuntansi

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA BHMN

PROGRAM STUDI AKUNTANSI S1 (NON DIK)

 

UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2007/2008

Mata Ujian

Teori Akuntansi

Waktu

90 Menit

Dosen

Dr. Memen Kustiawan, SE., M.Si., Ak.

 

  1. jelaskan apa yang saudara ketahui tentang perumusan teori akuntansi melalui metode deduktif dan induktif.
  2. jelaskan teori keagenan yang seringkali digunakan dalam penelitian akuntansi
  3. sebutkan asumsi model akuntansi yang lazim digunakan
  4. jelaskan apa yang saudara ketahui tentang matching cost against revenue berikut contoh jurnalnya.
  5. jelaskan perbedaan dana pensiun program manfaat pasti dan program iuran pasti.
  6. jelaskan apa yang saudara ketahui tentang subsequent events dan transaksi hubungan istimewa.
  7. jelaskan apa yang dimaksud dengan contrary information

JAWAB


08
Feb
08

UAS Manajemen Audit

MANAJEMEN AUDIT

DOSEN            : Drs. H. Tb. Aman Faturrahman Ak

PRODI             : akuntansi

WAKTU           : 120 menit

 

  1. Bagaimana kriteria-kriteria bahan temuan yang baik dan bagaimana tahapan-tahapan untuk memberikan rekomendasi ?
  2. apa dampak audit operasional untuk perusahaan ? apa bedanya perusahaan yang melakukan audit operasional dengan yang tidak melakukan audit ?
  3. apa yang akan dilakukan apabila terdapat perbedaan antara bukti yang diperoleh dengan apa yang terdapat dalam pernyataan sebelumnya ?
  4. jika ditemukan indikasi ketidakefisienan dan ketidakefektifan maka tujuan pemeriksaan tercapai, apakah ini berarti auditor akan mencari variabel-variabel tersebut agar ketercapaian terjadi ? adakah poin lain dalam pemeriksaan yang memungkinkan manajemen untuk menyembunyikannya, hingga auditor tidak menemukan ketidakefisienan dan ketidakefektifan tersebut ?
  5. apakah tekhnik yang dipakai selama tahap persiapan pemeriksaan dan pemeriksaan pendahuluan menggunakan pendekatan yang sama atau berbeda ? jelaskan.
  6. jika melihat PNS, kebanyakan dari mereka bekerja tidak efektif, efisien dan kurang produktif. Apakah sebuah instansi pemerintah tidak memiliki audit operasional/intern untuk mengevaluasi kinerja karyawannya ? bagaimana jika ada atau tidak ada untuk menyikapinya ?
  7. bagaimana hubungan antara peranan audit interpersonal dengan kemampuan manajer yang bersangkutan sehingga memaksimalkan kapasitas perusahaan ? dalam rangka melaksanakan audit, langkah dalam menganalisis data memegang peranan yang sangat vital. Sejauh mana kemampuan pelaksana audit yang harus diperlukan sehingga dalam menganalisis data, hasil akhir yang diinginkan dapat tercapai ?
  8. langkah-langkah dalam pelaksanaan audit yaitu “penentuan cakupan kegiatan audit”. Coba sebutkan dan jelaskan bidang cakupan audit manajemen tersebut! Bagaimana kedudukan audit manajemen dalam perusahaan ?
08
Feb
08

UAS Anggaran Perusahaan

SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL 2007/2008

MATA KULIAH : ANGGARAN PERUSAHAAN

PROGRAM STUDI        : AKUNTANSI

WAKTU                        : 120 MENIT

SIFAT                          : OPEN BOOK

 

SOAL TIPE X

Susunlah BUDGET PROYEKSI LABA KOTOR PENJUALAN berdasarkan data di bawah ini. Tabel-tabel budget yang diperlukan harus disertakan !

 

PT KEL memproduksi tiga macam produk (Standard, Deluxe, Royal) melalui dua departemen (Assembly dan Finishing). Rencana penjualan tahun 2008 adalah sebagai berikut :

DAERAH PEMASARAN

PRODUK (UNIT)

STANDARD

DELUXE

ROYAL

Indonesia Barat

55.000

35.000

25.000

Indonesia Tengah

50.000

30.000

15.000

Indonesia Timur

55.000

35.000

20.000

Harga per unit (Rp)

7.000,00

16.000,00

26.500,00

 

Konsumsi bahan baku dan jam kerja untuk penyelesaian setiap unit produksi tersebut adalah sebagai berikut :

Jenis Bahan Baku

Standard

Deluxe

Royal

Harga Rata-rata

Bahan A

0,50

0,50

0,50

500,00

Bahan B

1,00

2,00

2,50

1.250,00

Bahan C

-

1,00

2,00

3.000,00

Jam pengerjaan di Departemen

(dalam menit)

Tarif upah per jam

Assembly

15

15

15

4.500,00

Finishing

10

20

30

4.500,00

 

Biaya overhead pabrik dibebankan dari biaya lansung dengan tarif sebagai berikut :

Produk standard         : 40% dari biaya langsung

Produk deluxe             : 50% dari biaya langsung

Produk royal                : 60% dari biaya langsung

Data persediaan awal dan proyeksi persediaan akhir masing-masing produk adalah sebagai berikut :

 

Standard

Deluxe

Royal

Persediaan awal

7.500

10.000

12.500

Persediaan akhir

10.000

10.000

10.000

 

Tingkat persediaan akhir bahan baku diproyeksikan sama dengan tingkat persediaan awal.

 

JAWAB

08
Feb
08

Putri

Putri

Buku Pertama

Copyright Putu Wijaya

 

Terbit petama kali dalam bentuk buku pada 2004 (September) oleh

PT Pustaka Utama Grafiti

Jl. K.H. Wahid Hasyim No. 166 A

Jakarta 10250

 

Terbitan No. 439/04

Editor naskah Rahma Asa Harun

Perancang sampul Edi R.M

Tata letak Joko Sudarsono

 

Karya sastra yang megambil latar tradisi belakangan ini menarik perhatian gue. Dari beberapa buku yang gue baca, bisa dikategorikan ke dalam karya yang baik dan juga buruk. Eer Ashura dengan Toenggoel-nya dan Putri hasil goresan Putu Wijaya merupakan karya yang berkategori baik. Keduanya menggambarkan pemberontakan terhadap tradisi yang dianut sekelompok masyarakat secara membabi-buta. Perbedaannya hanya pada tokoh utama; Toenggoel seorang lelaki sedangkan Putri perempuan. Atribut alamiah tersebut juga berpengaruh kepada alur cerita, keberpihakan pengarang terhadap gender yang dibungkus dalam pikiran pemberontakan pengarangnya biarpun masing-masing juga memiliki sisi unik.

Lepas dari nama besar Putu Wijaya, saat gue baca Putri bertepatan dengan saat ia menerima Anugerah kebudayaan, Putri seolah menelanjangi kemanusiaan gue. Hampir di tiap kalimat buku ini mendeskripsikan sifat alami manusia. Hal ini tentu membutuhkan imajinasi yang lengkap pengarang, ditambah pengalaman dan idealisme. Tak mudah meramu cerita yang memasukkan unsur kebudayaan dan kemanusiaan walaupun dua hal tersebut berkaitan tak terpisahkan. Beberapa pengarang pemula bahkan terjebak pada keberpihakan hanya pada salah satunya yang berakibat satu buku jadi garing, kering, susah dicerna kecuali hanya sebagai pemenuhan ego pengarangnya untuk didengarkan. Putu wijaya berhasil dengan sangat baik mengerjakannya, paling tidak pada Putri.

Putri adalah personifikasi Putu terhadap manusia berfikiran maju, yang terkekang hasrat untuk apakah memberhalakan kearifan masa lalu atau memberikan reinterpretasi untuk mereposisinya sesuai keadaan dan tempat-waktu. Putri anak seorang Pemangku, jabatan adat-keagamaan di masyarakat Bali. Terlahir sebagai anak sulung, putri merasa mempunyai kewajiban memperbaiki keadaan. Dia berkesempatan kuliah, sesuatu yang aneh di kampungnya, sekaligus prestise yang teramat langka dimana penduduknya hanya berkutat di sekitar sawah, puri dan rumah. Ramuan cinta dan idealisme seorang yang baru lulus kuliah begitu kental. Kenyataan di alam nyata sangat bertentangan dengan pengetahuan yang diajarkan di bangku kuliah. Putu menggugat institusi keilmuan sebagai “kita mempelajari pengetahuan masa lalu yang tertumpuk di buku-buku teks kuliah, yang menumpuk berselimut sarang laba-laba di perpustakaan”. Pandangan yang sesuai dengan pandangan gue selama ini.

Sebagai perempuan, putri tak lepas dari kelemahan gender-nya. Personifikasi mahkluk yang lemah secara fisik di gambarkan putu dalam fragmen putri yang nyaris diperkosa sepupunya sendiri. Bagaimanapun seorang perempuan, putri juga membutuhkan kehangatan cinta. Beberapa kali ia hanyut dalam mimpi erotis hingga seorang laki-laki yang pandai mempermainkan perempuan leluasa memanfaatkan kelemahannya. Diantara idealisme masalah-masalah besar bangsa yang dipikirkan putri sebagai kewajiban untuk memperbaikinya, terselip hasrat mencintai dan dicintai suci. Pikiran seorang putri yang terbentuk sistematis saat kuliah membuatnya memandang persoalan secara kuantitatif. Sebuah masalah kecil bisa jadi terurai panjang sampai akhirnya dia sadar tidak setiap persoalan serumit yang sederhana. Menara gading universitas ternyata sangat meng-indoktrinasi seseorang untuk berpikir sistematis, sehingga sesuatu yang kualitatif menjadi bisa di terjemahkan dengan angka. Sayangnya gue Cuma baca buku pertama. Hingga rasanya tak puas memperhatikan bagaimana putu melihat tradisi harus diperlakukan. Buku pertama ini berahkhir nanggung. Tapi, itu sudah cukup untuk menyadari beberapa hal penting.