Kisah pendek tentang kebersamaan pendek
Ini kisah pendek tentang kebersamaan yang biarpun sebentar tapi mengesankan, tentang tujuh karakter yang berusaha saling mengerti diantara ruang tersekat-sekat, dan mengenai orang-orang yang sibuk untuk mengkompromikan keegoisannya dengan kebersamaan. Gak ada maksud buat menginterpretasikan sebuah karakter agar terlihat lebih rendah atau lebih tinggi, bukan sama sekali. Gw Cuma menulis, menulis buat gw adalah melukis perjalanan waktu didalam ruang agar waktu didepan sana menjadi lebih berarti.
Tulisan yang baik biasanya akan lebih dulu memperkenalkan karakter tokoh-tokohnya. Tokoh pertama bernama Jajang. Jika kamu melihat intelek-intelek yang gak bisa menerima orang lain ngomong lebih hebat darinya di acara diskusi di televisi, mereka sejenis dengan Jajang. Gw berupaya keras untuk tidak terjebak pada menilai orang hanya dari omongannya, tapi seharusnya dengan lebih dulu tahu latar belakang orang itu. Tapi dengan jajang, gw selalu merasakan darah naik ke ubun-ubun. Jajang tipe orang yang akan selalu membetulkan apapun omongan orang lain yang menurutnya salah.
Sayangnya, upaya pembetulan itu dilakukan dengan kalimat-kalimat provokatif. Jadi, yang ada adalah dahan tambah bengkok tidak membuat lurus. Dari enam orang lainnya, dia paling melek Islam. Beberapa pertanyaan yang seumur hidup gw cari jawabannya gw dapatkan darinya. Lima minggu KKU bareng jajang adalah berkah sekaligus pelajaran untuk tidak harus berada diluar lingkaran jika ingin memperbaiki kesalahan yang ada didalam lingkaran.
Lalu Maria. Dia sedikit dari banyak perempuan yang memiliki nama dengan empat kata yang gw temui. Ssst, teman gw di kampung yang lumayan jago ramal sempat bilang ke gw tahun lalu, gw bakal ketemu orang yang akan bikin dunia gw jungkir balik dan namanya terdiri dari empat kata. Gw harap bukan dia.
Sebagai cowok, yang paling susah untuk dideskripsikan adalah karakter perempuan. Karena itu akan sangat objektif, selalu berat sebelah dan terkesan mengagungkan atau merendahkan mereka. Tapi gw coba untuk maria. C.A, gw biasanya pake singkatan ini kalo mau sms dia, adalah perempuan yang berpikiran sangat praktis (tipikal banyak perempuan), sedikit cuek, perhatian sama lingkungan tempatnya eksis, mampu bekerja tanpa motivasi, dan juga punya pandangan kedepan. Gw gak tahu apa itu saja udah bisa menggambarkan maria tapi emang hanya itu yang bisa gw tulis, selebihnya rasa emang susah ditulis apalagi sama gw yang susah menggambarkan sesuatu. Menurut gw dia cantik, biarpun kata roni enggak. Cuma ada dua orang perempuan di kelompok KKU yang gw suka sebagai teman, maria dan ine. Ngobrol bareng mereka akan bikin wawasan nambah, ilmu nambah, kesabaran ningkat, dan gw belajar banyak tentang apa-apa isi kepala perempuan. Kelemahan maria mungkin dia terlalu ingin semuanya berjalan cepat selesai. Kesan pertama dengan maria adalah dia bisa dengan tenangnya pulang KKU tanpa pamit ke gw yang n.b adalah temannya satu kelompok, yang akan dia temui selama lima minggu KKU. Bukan kesan yang baik buat gw yang punya “penyakit” rada sensi, tapi itu gak bisa jadi ukuran dia kehilangan kecantikannya. Maria gw pikir lebih “Cosmo” dibanding Ine yang secara visual meyakinkan sebagai “cewek Bandung”. Kesimpulan sementara gw, ramalan temen gw tadi salah besar.
Cewek berikutnya di kelompok KKU gw adalah Ratna. Ratna baru aja ditinggal cowok brengsek. Cowok yang memutuskan ikatan cinta dengan cewek dengan alasan fisik si cewek gak lebih baik dari pecundang rasis. Gw nyambung banget kalo ngobrol ma Ratna biarpun sering terhalang bahasa. Ya, ratna tipikal cewek sunda yang berbahasa halus sedang gw Cuma tahu bahasa yang sering gw pake kalo lagi ngomong bareng teman-teman cowok gw. Hal paling mengesankan dari ratna adalah dia mampu melihat cahaya lebih jelas saat berada di kegelapan. Gw terkejut dia pernah pake obat tidur selama beberapa waktu buat ngilangin stressnya. Tapi kemudian bangkit dan pagi gak pernah seindah hari kemarin untuk ratna. Gw juga sering ngobrol tentang kehidupan dengannya. Ilmu yang akan sangat bermanfaat, menentukan langkah gw berikutnya.
nyambungnya ntar…